(Artikel) Ciuman di Telinga Bisa Bikin Tuli

Posted by Tedy Rizkha Heryansyah Kamis, 09 Agustus 2012 0 komentar
Seberapa seringkah Anda mencium orang yang Anda kasihi? Ciuman menurut sebagian orang adalah sebuah tanda sayang. Ciuman tidak terbatas hanya di pipi atau di bibir saja, namun ada juga sebagian orang yang senang melakukannya di telinga pasangannya. Tapi tahukah Anda jika berciuman di telinga dapat menyebabkan hal yang sangat fatal?

Banyak orang tidak suka dicium telinganya karena rasanya geli. Bukan itu saja risikonya, penelitian membuktikan bahwa ciuman di telinga juga bisa bikin tuli permanen terutama pada bayi dan anak yang gendang telinganya masih lemah.

Dalam istilah medis, tuli permanen akibat dicium di telinga disebut sebagai cochlear ear-kiss injury. Secara teknis, gangguan ini terjadi akibat tekanan yang terhembus dari mulut saat mencium telinga menekan dan merusak selaput dan gendang telinga.Tak selamanya ciuman membuat bahagia. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa ciuman di telinga menyebabkan masalah kehilangan penderingan permanen.

Ciuman sayang tepat di bagian depan telinga menyebabkan hisapan kuat yang menekan dan merusak selaput dan gendang telinga, sehingga menyebabkan gangguan yang biasa dikenal dengan istilah cochlear ear-kiss injury.

Dari hasil pengamatan, ciuman di telinga tak hanya menyebabkan tuli permanen, tetapi juga sejumlah gejala lainnya yang cukup mengganggu, seperti telinga berdengung, kepekaan terhadap suara, distorsi dan kepenuhan aural.

Oleh karena itu jika Anda yang senang melakukan ciuman di telinga pasangan/orang yang Anda kasihi sebaiknya Anda berpikir dua kali terlebih dahulu. Niat awal untuk menunjukkan rasa sayang malah dikhawatirkan akan menyebabkan tuli permanen.

sumber tulisan