(Mitos) Legenda Gunung Lawu
Selasa, 03 Juli 2012
0
komentar
- Hargo Dalem
- Hargo Dumiling
- Hargo Dumilah
Dibalik segala keindahan alamnya Gunung Lawu mempunyai mitos tersendiri yang terhubung dengan masa akhir pemerintahan kerajaan Majapahit yang dipimpin Prabu Brawijaya 5. Tatkala sang Prabu Brawijaya bermeditasi meminta wangsit kepada Sang Maha Kuasa ia diberi tanda bahwa kejayaan Majapahit akan berpindah ke kerajaan Demak yang didirikan oleh putra kandungnya yang memeluk agama Islam yakni Raden Patah.
Setelah mengetahui wangsit tersebut, secara diam-diam Prabu Brawijaya dan abdi setianya Ki Sabdopalon pergi ke Gunung Lawu untuk bermeditasi dan mencapai moksa. Di tengah perjalanan mereka bertemu dengan Dipa Menggala dan Wangsa Menggala seorang kepala dusun lereng Gunung Lawu. Dipa Menggala diberi titah oleh Prabu Brawijaya menjadi penguasa Gunung Lawu yang memerintah segala makhluk gaib yang ada di sekitar Gunung Lawu dengan gelar Sunan Gunung Lawu. Wangsa Menggala yang kemudian diberi nama menjadi Kyai Jalak menjadi patih dari Dipa Menggala.
Singkat cerita Sang Prabu Brawijaya pun muksa di Harga Dalem, dan Sabdopalon moksa di Harga Dumiling. Tinggalah Sunan Lawu Sang Penguasa gunung dan Kyai Jalak yang karena kesaktian dan kesempurnaan ilmunya kemudian menjadi mahluk gaib yang hingga kini masih setia melaksanakan tugas sesuai amanat Sang Prabu Brawijaya.
sumber tulisan
0 komentar:
Posting Komentar